Masih dalam serial membangun WordPress tanguh di VPS, tutorial sebelumnya, tutorial ke-4, yaitu
cara install wordpress di nginx masih belum banyak yang berhasil.
Kali ini saya akan menunjukan cara instant install wordpress di VPS, tanpa harus konfigurasi ini-itu seperti tutorial sebelumnya. Hebatnya, dengan cara ini, VPS kamu sudah langsung teroptimasi, terinstall software cache, dan terinstall phpmyadmin.
Intinya kamu tinggal pakai dan buat VPS itu bengkak dengan trafik, karena menurut developernya, yang sulit adalah untuk membuat VPS itu crash karena trafik. Menurut pengujian saya, VPS ini
mampu menampung lebih dari 1000 koneksi sekaligus. Gampangnya 1000 visitor yg online bersamaan. Saya berbicara untuk
paket DigitalOcean 512 MB.
Apa yang Harus Disiapkan?
Saya anggap kamu sudah kenal hal-hal dasar dan bisa membuat koneksi dengan VPS, baik denga terminal ataupun putty. Jika belum. Jangan khawatir,
sangat mudah dipekajari kok. Coba baca tutorial ke-2 tentang
Setting DNS Hosting Alamat IP.
Jika kamu sudah memahami bagaimana menggunakan text-editor nano atau vi, itu menjadi nilai tambah. Tidak wajib mengerti untuk mengikuti tutorial ini.
Sistem Operasi yang Dipakai
Cara instant install wordpress di VPS ini hanya bisa digunakan di sistem operasi debian 6, debian 7, dan ubuntu. Jika kamu mengikuti tutorial saya sebelumnya, artinya kamu sudah tepat memilih sistem operasi.
Untuk yang mengikuti tutorial saya sebelumnya, ada dua alternatif. Alternatif 1, unsinstall software yang sudah diinstall sebelumnya. Alternatif 2, reinstall dengan Sistem Operasi fresh.
Alternatif 1:Cara uninstall
sudo apt-get remove --purge nginx* php5* mariadb*
Cara Instant Install dan Optimize WordPress dengan EasyEngine
Software yang akan kamu pakai untuk install dan optimize adalah EasyEngine. EasyEngine adalah software opensource yang dikembangkan oleh sekumpulan developer asal India untuk memecahkan masalah WordPress.
Seperti yang saya bilang sebelumnya, kamu tidak perlu mengerti proses dibelakanya, kamu tinggal fokus terhadap blog kamu. Software-software yang akan digunakan sudah yang paling terbaru, tentunya dengan stack PHP5-FPM + MySQL + Nginx.
Langsung saja, masukan perintah di bawah pada teriminal.
|
|
sudo apt-get update
sudo wget -qO ee rt.cx/ee && sudo bash ee
sudo ee stack install
|
atau
|
|
sudo apt-get update
sudo apt-get install curl
sudo curl -sL rt.cx/ee | sudo bash ee
sudo ee stack install
|
Saat menginstall software ini akan meminta user dan password untuk masuk ke control panel EasyEngine. Jangan skip, masukan user dan password yang kamu kehendaki.
|
|
Enter The HTTP AUTH Username [easyengine]: [username kamu]
Enter The HTTP AUTH Password [easyengine]: [password kamu]
|
Selesai! VPS kamu sudah terinstall dan ter-optimize PHP5-FPM, Nginx, dan MySQL versi terbaru. Memang sesimple itu kok, selanjutnya tinggal menyulap untuk install WordPress.
Jika terdapat pesan “Unable To Download phpMyAdmin“, masukan perintah di bawah.
|
|
iptables -A INPUT -p tcp -m tcp --dport 22222 -j ACCEPT
sudo ee stack install phpmyadmin
|
Cara Mengganti Password port 22222 EasyEngine
Untuk mengakses control panel EasyEngine, kamu bisa mengakses domain/IP yang kamu install dengan port 22222. Misal, http://contoh.com:22222. Browser kamu mungkin akan komplain tentang sertifikat SSL, kamu bisa mengabaikan itu, tidak masalah.
Jika pada saat install EasyEngine kamu tidak diminta memasukan password, default user dan password yang dibuat adalah ‘easyengine‘. Kamu bisa mengganti password untuk masuk ke control panel dengan command:
Install WordPress
Dengan softwre ini, bahkan untuk melakukan instalasi WordPress pun sangat mudah. Kamu bisa install baik WordPress standar maupun WordPress multisite. Lebih lengkapnya kamu bisa melihat langsung di
EasyEngine.
Masukan perintah di bawah pada terminal untuk melakukan installasi WordPress. Jangan lupa ganti example.com dengan domain yang kamu kehendaki.
|
|
sudo ee site create example.com --wpfc
|
Untuk WordPress multisite, kamu bisa memilih apakah ingin dengan subdomain atau subdirektori. Berikut adalah perintah installasi WordPress multisite dengan subdomain.
|
|
sudo ee site create example.com --wpsubdom --wpfc
|
Perintah installasi WordPress multisite dengan subdirektori.
|
|
ee site create example.com --wpsubdir --wpfc
|
Konfigurasi WordPress
Stelah berhasil install WordPress mereka akan memberi informasi untuk login ke WordPress, silahkan login dengan akun dan password yang mereka sediakan, selanjutnya kamu ganti password tersebut pada menu user di WordPress kamu.

Install WordPress dengan EasyEngine.
Klik gambar untuk memperbesar.
Perhatikan, setelah kamu berhasill install WordPress, akan terinstall dua plugin, Nginx-helper dan W3TC. Kamu harus aktivasi plugin Nginx-helper untuk meng-optimize WordPress yang kamu install.
Masuk ke menu Setting > Nginx Helper. Lalu ceklist bagian Enable Cache Purge, selanjutnya akan muncul pilihan Purging Option, ceklist semuanya atau sesuaikan dengan kebutuhan.
Saya sangat menyarankan untuk tidak mengkativasi kedua plugin di atas, sebelum WordPress kamu benar-benar siap.
Bgaimana jika ingin install lebih dari satu WordPress dalam satu VPS?
Mudah juga, kamu tidak perlu membuat virtual host baru. Kamu tinggal melakukan hal yang sama seperti kamu menginstall WordPress pertama dengan software EasyEngine.
Masuk ke Control Panel EasyEngine
Untuk melihat pemakaian cache, purge cache, informasi phpinfo, dan masuk ke phpmyadmin, kamu bisa melakukan itu dengan cara masuk ke control panel EasyEngine. EasyEngine sudah menyediakan itu semyanya, cara loginnya adalah dengan masuk ke alamat domain yang diinstall dengan port 22222. Contohnya seperti dibawah.
http://domain.com:22222
Jika terdapat pesan untrust site, abaikan saja. Masuk dengan username dan password yang kamu buat sebelumnya.
Untuk masuk ke phpmyadmin kamu tinggal memilih bagian db > pma. Lalu untuk melihat user dan password untuk masuk ke phpmyadmin, masukan perintah cat ~/.my.cnf di terminal.
Untuk melihat laporan cache, kamu bisa melihatnya di bagian cache.
Jika kamu ingin menaikan kapasitas memory untuk cache, edit file /etc/php5/fpm/conf.d/05-opcache.ini. Lalu masukan beberapa perintah di bawah setelah bagianzend_extension=opcache.so.
|
|
;konsumsi memori untuk cache
opcache.memory_consumption=512
opcache.max_accelerated_files=50000
;following can be commented for production server
opcache.revalidate_freq=0
opcache.consistency_checks=1
|
Secara default, EasyEngine juga telah menginstall memcached, untuk menaikan ukuran memori memcached kamu bisa mengedit bagian /etc/memcached.conf lalu cari bagian di bawah, ganti 64 dengan alokasi memori yang kamu kehendaki.
|
|
# Start with a cap of 64 megs of memory. It's reasonable, and the daemon default
# Note that the daemon will grow to this size, but does not start out holding this much
# memory
-m 64
|
Perhtikan bahwa menaikan alokasi memori hanyalah opsional saja, jika tidak kamu naikan juga tidak akan menjadi masalah. Naikan memori cache sesuai dengan laporan cache yang bisa kamu lihat di bagian control panel.
Jika kamu ingin melakukan update sofware pun juga sangat mudah, tinggal masukan perintahsudo apt-get update && sudo ee update.
Untuk melihat berbagai perintah yang disediakan EasyEngine, kamu tinggal ketikan sudo ee site atau sudo ee system.
Cara Uninstall EasyEngine
Berikut adalah bagaimana cara uninstall EasyEngine beserta semua package yang disertakan termasuk WordPress dan databes dari situs yang kamu buat melalui EasyEngine.
Hapus semua file nginx php5-fpm mysql postfix phpmyadmin.
Hapus semua file EasyEngine.
|
|
sudo rm -rf /etc/easyengine/ /etc/bash_completion.d/ee /usr/local/sbin/ee /usr/local/sbin/easyengine /usr/share/easyengine
|
Hapus semua website.
|
|
sudo rm -rf /var/www/*
sudo rm -rf /etc/nginx /etc/php5 /etc/mysql /var/lib/mysql /etc/postfix
|
Terakhir, untuk memastikan meng-uninstall software-software yang tidak diperlukan.
**
Selesai! bagaimana sangat mudah bukan. Cara di atas lebih mudah dibanding kamu harus install satu per satu software seperti yang saya tulis pada
tutorial sebelumnya.
Meskipun demikian, saya sangat menyarankan kamu setidaknya untuk mencoba atau membaca cara manual seperti yang saya tulis sebelumnya. Dengan melakukan cara manual, kamu akan lebih mengerti dan mudah dalam troubleshooting jika terjadi apa-apa.
Jangan lupa, jika tulisan ini membantu kamu, bagikan ke teman-teman kamu. Saya akan lebih semangat menulis tutorial-tutorial mengenai VPS lainnya jika kamu mengapresiasi tulisan-tulisan saya.
In "Hosting"
In "Hosting"
In "Hosting"
sudo ee securenanti akan diminta setup login baru. ;)terima kasih
ini knp?
mohon di bantu
ee sitemohon navigasi untuk kami dipermudah.
cara hapus semua file yang ada salah satu website tersebut itu cara nya gmn mas?
sudo rm -Rf *Saya mau tanya, jika mau menambahkan folder pada domain kita agar bisa diakses gimana ya??
contohnya http://warokponorogo.com/test. Ketika diakses muncul page not found
setelah install wp
kenapa ngk bisa login ya
apa ada settingan yg lain
terimakasih
mas install wordpress nya sudah sukses tapi ,sewaktu loginhttp://www.bestselleronamazon.com/wp-admin
kenapa error ya ,apakah ada setingan lain
maaf nih nanya lagi
maksudnya lokasi install wpnya gimana ya mas
soalnya sy hanya ikutin cara install di atas dgn easy engine :
sudo apt-get update
sudo wget -qO ee rt.cx/ee && sudo bash ee
sudo ee stack install
iptables -A INPUT -p tcp -m tcp –dport 22222 -j ACCEPT
sudo ee stack install phpmyadmin
sudo ee site create example.com –wpfc
terimakasih
Kamu bisa melihat dokumentasi easyengine lebih lengkapnya dihttp://rtcamp.com/easyengine/docs/
memang ane lompati langkah 2 setting DNS krn blog ane msh online.. mau pindah aja klo smuanya dah beres.
apakah itu penyebabnya yah?
sudo curl -sL rt.cx/ee | sudo bash ee
Munculnya
No such file or directory
wget rt.cx/ee | sudo bash ee. atau manual. tulis script yang ada di dalamrt.cx/eeke file bernamaee, lalu run.maaf nih newbie banget soal VPS..
Di php 5.5 kalau nggak salah (baca) itu udah terintegrasi opcode php ya, zend optimizer, betul nggak? Nah yang mau ditanyain adalah soal perbandingannya performa caching-nya dengan opcode php lain misalnya apc. Lalu apakah bisa dikonfigurasi lebih lanjut seperti halnya apc. Trims..
php.ini, untuk EasyEngine kamu bisa melihat dokumentasinya di website mereka,http://rtcamp.com/tutorials/php/zend-opcache/ee site remove namadomain.comsaya tertarik pakai DO juga nih jadinya,
tapi masalah security dan firewall buat VPS unmanaged seperti ini gimana yah ngurusnya?
Untuk orang yang awam soal jaringan….
– Kalau mau backup wordpress-nya gimana jika nanti blognya sudah jalan?
Adding PHP5.5 DotDeb Repository, Please Wait…
Updating APT Cache, Please Wait…
[ Sat May 24 01:32:47 UTC 2014 ] Unable To Update APT Cache
sudo apt-get updatedulu, lalu muncul pesan error apa.sudo add-apt-repository --remove ppa:nginx/stableatau
sudo add-apt-repository --remove ppa:nginx/$nginx,lalu coba
apt-get updatelagi.